Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Hari Anak Sedunia – Menguatkan Suara dan Hak Anak di Seluruh Dunia

Gambar
Hari Anak Sedunia, yang diperingati setiap tanggal  20 November , merupakan momentum global untuk mengingatkan dunia tentang pentingnya melindungi, menghormati, dan memenuhi hak-hak anak. Peringatan ini diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1954 dan menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih bagi setiap anak tanpa terkecuali. Makna Hari Anak Sedunia Hari Anak Sedunia bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat—pemerintah, orang tua, pendidik, komunitas, hingga para pemimpin dunia—untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan hak mereka secara utuh. Hak-hak tersebut mencakup hak untuk hidup, tumbuh kembang, mendapatkan pendidikan, perlindungan, serta kesempatan untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial. Tema peringatan ini setiap tahun biasanya berfokus pada isu-isu yang tengah dihadapi anak-anak, seperti pendidikan inklusif, kesehatan mental, perubahan iklim, da...

Ayah: Sosok Tangguh di Balik Senyapnya Cinta

Ayah: Sosok Tangguh di Balik Senyapnya Cinta Dalam kehidupan setiap anak, sosok ayah sering kali digambarkan sebagai pelindung dan panutan. Ia mungkin tidak selalu mengekspresikan kasih sayangnya dengan kata-kata, tetapi melalui tindakan dan pengorbanannya, cinta seorang ayah terasa begitu dalam dan nyata. Cinta yang Tidak Banyak Bicara Berbeda dengan ibu yang cenderung lembut dan ekspresif, ayah sering menampilkan kasihnya dalam bentuk tanggung jawab. Ia bekerja keras, terkadang hingga larut malam, demi memastikan keluarga hidup layak dan anak-anaknya mendapat pendidikan terbaik. Ia mungkin tidak sering berkata “Aku sayang kamu”, namun setiap tetes keringatnya adalah bukti cinta yang tulus. Sosok Panutan dan Pelindung Ayah adalah sosok yang mengajarkan keberanian dan keteguhan. Dari ayah, anak belajar bagaimana menghadapi kegagalan, bagaimana berdiri kembali setelah terjatuh, dan bagaimana menjadi pribadi yang kuat dalam menghadapi kehidupan. Dalam diamnya, ayah menanamkan nilai-nilai...

Penyuluh Agama KUA Bobotsari Dampingi Warga Karangduren Urus Izin Majlis Ta’lim

Gambar
Poto: Pelayanan Konsultasi Permohonan Ijin Operasional Majlis Ta'lim  Bobotsari, 10 November 2025 – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bobotsari memberikan layanan konsultasi bagi warga Desa Karangduren terkait permohonan izin operasional Majlis Ta’lim. Kegiatan berlangsung di kantor KUA Bobotsari dan bertujuan membantu masyarakat mengurus legalitas lembaga keagamaan. Penyuluh menjelaskan prosedur pengajuan izin sesuai ketentuan Kementerian Agama, sekaligus menekankan pentingnya legalitas Majlis Ta’lim untuk mendukung kegiatan keagamaan yang tertib dan terarah. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara penyuluh, tokoh agama, dan pengurus Majlis Ta’lim setempat. KUA Bobotsari berkomitmen terus mendampingi masyarakat dalam pengembangan lembaga keagamaan dan pembinaan umat.

Enam Pasang Calon Pengantin Ikuti Bimbingan Perkawinan Mandiri & Sosialisasi Program “Mpo’ Sinta” di KUA Bobotsari

Gambar
Poto: Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan  Bobotsari_10 November 2025. KUA Kecamatan Bobotsari hari ini melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri yang diikuti oleh enam pasang calon pengantin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam mempersiapkan generasi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Bimbingan dipandu oleh dua Penyuluh Agama Islam, Rikin dan Subagyo, yang memberikan berbagai materi penting seperti hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif dalam rumah tangga, manajemen konflik, serta pentingnya kesiapan mental dan spiritual sebelum menikah. Dalam kesempatan ini, KUA Bobotsari juga mensosialisasikan program unggulan “Mpo’ Sinta” (Menanam Pohon Saksi Cinta). Program ini mengajak setiap calon pengantin untuk menanam satu pohon sebagai simbol cinta dan komitmen menjaga kelestarian alam. Selain bermakna filosofis, kegiatan ini juga mendukung gerakan hijau dan pelestarian lingkungan di wilayah Bobotsari. “Melalui bimbingan ini, kami i...

Menghidupkan Semangat Kepahlawanan dalam Tugas Penyuluh Agama Islam

Gambar
Menghidupkan Semangat Kepahlawanan dalam Tugas Penyuluh Agama Islam Oleh: Rikin, SH. / Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga  Pendahuluan Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai momentum untuk mengenang jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan. Nilai-nilai kepahlawanan seperti keberanian, keikhlasan, pengorbanan, dan tanggung jawab bukan hanya milik masa lalu, tetapi harus senantiasa dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai Penyuluh Agama Islam. Penyuluh Agama Islam merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan, penerangan, dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugasnya, penyuluh diharapkan menjadi teladan dan penggerak perubahan sosial ke arah yang lebih baik, berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Nilai Kepahlawanan dalam Perspektif Islam Dalam pandangan Islam, semangat kepahlawanan tercer...

Ketua IPARI Purbalingga Dampingi Penyampaian Testimoni Program Inovasi “Urab Mendoan” di GKJ Katel Klawu Pengalusan

Gambar
          Poto. Bersama Para Pejabat Setelah Acara Purbalingga, 7 November 2025   – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga,   Khikam Aziz , mendampingi penyampaian testimoni Program Inovasi   “Urab Mendoan”   oleh   Dr. H. Arsyad Hidayat, Lc., M.A. , Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama RI. Kegiatan tersebut berlangsung di   Gereja Kristen Jawa (GKJ) Katel Klawu Pengalusan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga , pada Jumat (7/11/2025). Kehadiran Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah bersama Ketua IPARI Purbalingga ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan mempererat hubungan lintas iman di daerah. Dalam kesempatan itu, Dr. Arsyad Hidayat menyampaikan apresiasi terhadap program   Urab Mendoan —sebuah inovasi sosial keagamaan yang digagas oleh penyuluh agama di Purbalingga. Pro...

Cinta yang Terarah: Bimbingan Perkawinan Sebagai Jalan Menuju Keluarga Berkah

Gambar
Poto: Penyerahan Buku Pondasi Keluarga Sakinah. Bobotsari, 7 November 2025  – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari kembali melaksanakan kegiatan  Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri  bagi calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Kegiatan ini dilaksanakan menyesuaikan dengan jadwal dan kebutuhan para calon pengantin, sebagai upaya memberikan bekal pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dalam kegiatan tersebut,  Rikin, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bobotsari , bertindak sebagai pembimbing utama. Beliau menyampaikan berbagai materi tentang pentingnya komunikasi yang harmonis dalam rumah tangga, tanggung jawab suami istri, serta nilai-nilai keagamaan yang harus dijadikan pedoman dalam kehidupan berumah tangga. Selain bimbingan perkawinan, kegiatan juga diisi dengan  sosialisasi program inovatif KUA Bobotsari, yaitu “Mpo’ Sinta” (Menanam Pohon Saksi Cinta) . Program...

Dari Romantis ke Realistis: Bimwin Ajarkan Cara Membangun Rumah Tangga Bahagia

Gambar
Poto: Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin di wilayah KUA Kecamatan Bobotsari . KUA Kecamatan Bobotsari Gelar Bimbingan Perkawinan Mandiri dan Sosialisasi Program “Mpo’ Sinta” Bobotsari_ Dalam upaya membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan membangun keluarga sakinah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri dengan tema “Dari Romantis ke Realistis: Membangun Rumah Tangga Bahagia.” Kegiatan ini dipandu oleh Nur Asih Utami, Penyuluh Agama Islam KUA Bobotsari, pada hari (04 November 2025). Dalam bimbingan tersebut, para calon pengantin mendapatkan materi seputar kesiapan mental, komunikasi dalam pernikahan, pengelolaan ekonomi keluarga, hingga cara menyelesaikan konflik rumah tangga secara bijak. Nur Asih Utami menekankan pentingnya memahami pernikahan bukan sekadar perayaan cinta, melainkan komitmen jangka panjang yang membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab bersama. “Cinta itu penting, tapi tidak cuku...

Bimbingan Perkawinan Mandiri dan Program “Mpo’ Sinta” di Bobotsari

Gambar
Poto. Penyerahan Buku Pondasi Keluarga Sakinah setelah Bimbingan Perkawinan  Bobotsari, 06 November 2025. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari menyelenggarakan  Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (BP-CP) mandiri , menyesuaikan jumlah dan kesiapan calon pengantin. Kegiatan ini membekali pasangan calon dengan pengetahuan agama, hukum perkawinan, kesiapan mental, dan komunikasi dalam membangun rumah tangga sakinah. Bimbingan kali ini dibimbing oleh  Rikin, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bobotsari , yang menekankan pentingnya persiapan matang sebelum menikah. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan program  “Mpo’ Sinta” (Menanam Pohon Saksi Cinta) , sebagai simbol cinta dan tanggung jawab sosial serta lingkungan. Penulis: Rikin Publikasi: Rikin Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Bobotsari