Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

The Most KUA” dalam Bingkai Ramadan, Penyuluh Agama KUA Bobotsari Gelar Dakwah di Majelis Taklim

Gambar
                       Dokumentasi. Rikin Purbalingga   — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari melaksanakan kegiatan dakwah Ramadan di Majelis Taklim Subulussalam, Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari, dalam rangkaian program dakwah Ramadan 1447 H / 2026 M bertajuk   “The Most KUA Bobotsari.” (  Sabtu, 14 Maret 2026). Kegiatan yang diisi oleh Penyuluh Agama Islam  Rikin  ini mengangkat tema  “Ramadan dan Keteguhan Iman.”  Materi tersebut menekankan pentingnya memperkuat iman sebagai landasan kehidupan keluarga yang  sakinah, mawaddah, warahmah , sekaligus sebagai sumber ketenangan jiwa dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Dalam penyampaiannya, Rikin mengajak jamaah untuk memaknai Ramadan tidak hanya sebagai momentum meningkatkan ibadah ritual, tetapi juga sebagai waktu untuk memperkuat keimanan, memperbaiki hubungan sosial, dan menumbuhkan kepedulian...

The Most KUA dan Mpo' Sinta Mengudara di Radio Gema Sudirman Purbalingga

Gambar
Purbalingga — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari, Rikin, mensosialisasikan program   “The Most KUA” (Move for Sakinah Maslahat)   melalui siaran radio dalam program   “Ngegosip” (Ngobrol Seputar Ramadhan)   di LPPL 96.3 FM Radio Gema Sudirman Purbalingga. (Kamis, 12 Maret 2026). Dalam dialog tersebut, Rikin menjelaskan bahwa program “The Most KUA” merupakan upaya transformasi layanan KUA agar tidak hanya berfokus pada urusan administratif semata, tetapi juga menjadi lembaga yang lebih proaktif, edukatif, dan inklusif dalam melayani masyarakat. Menurutnya, melalui program ini KUA didorong untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dengan berbagai kegiatan penyuluhan, pembinaan, dan edukasi keagamaan. “Program The Most KUA merupakan langkah transformasi agar KUA tidak hanya menjadi tempat pencatatan pernikahan, tetapi juga pusat pembinaan keluarga sakinah serta pemberdayaan masyarakat dalam bidang keagamaan,” jelas Rikin dalam siaran ters...

Menebar Cinta di Bulan Ramadhan: Penyuluh Agama Islam Bahas Ekoteologi di Radio Gema Sudirman 96.3 FM

Gambar
Purbalingga – Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari, Rikin, menjadi narasumber dalam program spesial Ramadhan bertajuk Ngobrol Seputar Ramadhan (Ngegosip) yang disiarkan oleh LPPL 96.3 FM Radio Gema Sudirman Purbalingga. Acara ini menghadirkan diskusi ringan namun bermakna mengenai berbagai nilai keislaman yang relevan dengan kehidupan masyarakat selama bulan suci Ramadhan. (11 Maret 2026). Dalam kesempatan tersebut, Rikin membawakan tema “Hubungan Cinta dan Ekoteologi”, yang mengajak pendengar untuk memahami bahwa cinta dalam ajaran Islam tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi juga dengan kepedulian terhadap alam dan lingkungan. Menurut Rikin, konsep ekoteologi dalam Islam menekankan bahwa manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam. Ia menjelaskan bahwa kecintaan kepada Allah SWT seharusnya tercermin melalui perilaku yang ramah lingkungan, seperti menjaga kebersihan, mengurangi pemborosa...

The Most KUA Bobotsari “Ramadan dan Keteguhan Iman” untuk Penguatan Keluarga Sakinah

Gambar
Purbalingga — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari melalui para Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan dakwah Ramadan bertajuk “The Most KUA Bobotsari” yang digelar di lima Majlis Taklim di wilayah Kecamatan Bobotsari selama Ramadan 1447 H / 2026 M. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan dakwah yang menenangkan, membahagiakan secara bermakna, serta relevan dengan kebutuhan umat, sejalan dengan semangat Joyful Ramadan Mubarak. Dalam kegiatan tersebut, para Penyuluh Agama Islam menyampaikan materi dengan tema “Ramadan dan Keteguhan Iman.” Tema ini menekankan pentingnya iman sebagai sumber lahirnya keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, keteguhan batin, serta ketenangan jiwa dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Melalui pendekatan dakwah yang humanis dan menyejukkan, pesan-pesan keagamaan diarahkan agar umat merasakan Islam sebagai sandaran spiritual yang menenangkan, bukan sebagai tekanan. Dengan demikian, Ramadan diharapkan dapat dirasakan sebagai ruang ...