Menebar Cinta di Bulan Ramadhan: Penyuluh Agama Islam Bahas Ekoteologi di Radio Gema Sudirman 96.3 FM



Purbalingga – Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bobotsari, Rikin, menjadi narasumber dalam program spesial Ramadhan bertajuk Ngobrol Seputar Ramadhan (Ngegosip) yang disiarkan oleh LPPL 96.3 FM Radio Gema Sudirman Purbalingga. Acara ini menghadirkan diskusi ringan namun bermakna mengenai berbagai nilai keislaman yang relevan dengan kehidupan masyarakat selama bulan suci Ramadhan. (11 Maret 2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rikin membawakan tema “Hubungan Cinta dan Ekoteologi”, yang mengajak pendengar untuk memahami bahwa cinta dalam ajaran Islam tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi juga dengan kepedulian terhadap alam dan lingkungan.

Menurut Rikin, konsep ekoteologi dalam Islam menekankan bahwa manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam. Ia menjelaskan bahwa kecintaan kepada Allah SWT seharusnya tercermin melalui perilaku yang ramah lingkungan, seperti menjaga kebersihan, mengurangi pemborosan, serta merawat alam sebagai amanah dari Tuhan.

“Cinta kepada Allah tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui sikap kita terhadap sesama manusia dan lingkungan. Menjaga bumi adalah bagian dari bentuk cinta dan tanggung jawab spiritual,” ujar Rikin dalam dialog tersebut.

Program Ngegosip Ramadhan yang disiarkan secara interaktif ini juga memberikan kesempatan kepada para pendengar untuk menyampaikan pertanyaan dan pendapat melalui sambungan telepon dan pesan singkat. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya respon yang masuk selama siaran berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk menjalani bulan Ramadhan dengan lebih bermakna, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai-nilai keimanan.


Pihak Radio Gema Sudirman menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dari KUA Bobotsari yang telah memberikan wawasan keislaman yang aktual dan relevan bagi pendengar. Diharapkan program dialog Ramadhan seperti ini dapat terus menjadi sarana edukasi dan dakwah yang membangun di tengah masyarakat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keberadaan Guru Ngaji TPQ, Madin, dan Majelis Ta'lim di Pelosok Desa: Kontribusi Nyata Pondok Pesantren untuk Umat dan Bangsa

Penyuluh Agama Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Kemenag Purbalingga

Bobotsari_Monitoring ZI Kankemenag Purbalingga